Selasa, 20 Oktober 2015



Nama Kelompok:
1) Bayu Satria Gerby
2) Indra Darmawan
3) Meita Rizky Nanda
4) Nabhila Iklimah
5) Warsinah
   
Kelas XI.MIA.1

SMA Negeri 2 Babelan

vMiniatur Jungkat Jungkit
          Jungkat jungkit adalah suatu permainan anak yang sangat di sukai. Jungkat jungkit biasanya berada ditaman kanak-kanak,taman bermain,dll.
v  Tujuan mengetahui cara kerja jungkat jungkit.                     
Alat dan bahan=
1.      Triplek sepanjang +40 cm.
2.      Jepitan Baju dan triplek sebagai titik tumpu dengan tinggi +4cm.
3.      Lilin mainan sebagai penguat pondasi.
4.      Karet sebagai penyambung.
5.      2 buah kotak korek api sebagai wadah.
6.      Beberapa uang koin.
v  Cara membuat=
1)      Potong Triplek menjadi +40 Cm dengan lebar +5 Cm
2)      Buat alasnya dengan cara menyambung kan jepitan baju dengan Triplek dengan menggunakan Lem tembak.
3)      Setelah itu sambungkan Triplek yang telah jadi dengan mengikatnya dengan karet pada jepitan baju yg telah di beri alas Triplek juga.
4)      Pastikan karetnya mengikat dengan kencang.
5)      Tempelkan lilin mainan ke alas agar pondasinya lebih kuat.
v  CARA KERJA=
1)      masukkan 1keping uang logam 100 rupiah ke salah satu wadah.amati apa yg terjadi. Masukkan 1 keping uang logam ke ujung lain jungkat jungkit.amati apa yg terjadi.
2)      tambahkan 3 uang koin kedalam wadah tersebut.amati apa yg terjadi. Salah satu ujung jungkat jungkit uang logamnya berjumlah 4.dekatkan uang keping tersebut dekat dgn titik tumpu.amati apa yg terjadi. Kosongkan kedua ujung jungkat jungkit.amati apa yg terjadi
v  TEMUAN=
Sebelum memasukkan uang koin kedalam wadah,keadaan jungkat jungkit seimbang.tetapi,setelah memasukkan uang koin,keadaan berubah,karna diberikan gaya oleh uang koin.keadaan jungkat jungkit kembali seimbang setelah diberi 1uang  logam disisi lain.setelah dimasukkan 3 uang koin,keadaan kembali tdk seimbang.keadaan seimbang terjadi karna uang koin yg berjumlah4 didekatkan ke titik tumpu.setelah dikosongkan,keadan kembali seimbang.
v  KESIMPULAN=
Semakin dekat beban ke titik tumpu, semakin kecil gaya yg di berikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar